ENGLISH STUDENT ASSOCIATION OF UNSWAGATI

Powered by Blogger.
Hosting Gratis

Wednesday, 15 January 2020

13th ANNUAL ENGLISH FESTIVAL

Welcome to 13thAnnual English Festival 2020!


Download the rules / Ketentuan umum for 4th Grade Elementary School here:

Click here, to download

Download the form / formulir pendaftaran for 4th Grade Elementary School here:

Click here, to download
Download the rules / Ketentuan umum for Junior High School here:

Click here, to download

Download the form / formulir pendaftaran for Junior High School here:

Click here, to download

Download the rules / Ketentuan umum for Senior High School here:

Click here, to download

Download the form / formulir pendaftaran for Senior High School here:

Click here, to download

- Surat Permohonan Partisipasi
- Surat Pemberitahuan Kegiatan

Thursday, 14 September 2017

PANEL 2017





PANEL 2017

 

Panel menjadi sebuah ciri khusus yang dimiliki oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unswagati pada setiap tahunnya di PKKMBF. Setiap program studi yang dimiliki FKIP Unswagati yang diwakili oleh masing-masing Himpunan Mahasiswa Jurusannya tersebut berlomba-lomba untuk menampilkan sebuah drama yang menarik dan berkesan bagi para setiap Mahasiswa baru. Begitu pula dengan ESA Unswagati.
Dengan persiapan lebih dari satu bulan, kami memulainya dengan menentukan judul dan para tokoh. Judul yang dipilih kali ini adalah “Bawang Merah Bawang Putih” (New edition with modernism). Tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita tersebut yaitu, Bawang merah, Bawang putih, Ibu dari Bawang merah dan Bawang putih (Suzy), Cabe, Prince, dan Bias (Lee Min Ho), serta ada juga seorang pemeran pendukung yang berperan sebagai pengawal pangeran. Setelah naskah drama selesai dibuat, kami berlatih setiap dua kali seminggu. Diminggu pertama, kami berlatih menggunakan teks. Pada minggu berikutnya, kami berlatih tanpa menggunakan teks. Setelah itu, di sela-sela waktu kami, kami membuat property yang akan digunakan para pemain dan menentukan backsound untuk memperkuat jalannya drama. Setelah property jadi, pemain berlatih mengunakan properti diiringi oleh backsound di setiap adegan. Saat jadwal sudah mendekati waktu pentas, porsi latihan pun kami tambah menjadi tiga kali seminggu. Bahkan untuk melatih kelantangan suara para pemain, kami berlatih di luar ruangan. Saat H-3 kami pun melakukan gladi di tempat kami akan pentas. Dan pada malam hari sebelum pertunjukan dimulai, kami melakukan satu kali gladi bersih di tempat PKKMBF berlangsung.

Hari pertunjukan pun dimulai. Sebelum kami mementaskan drama, kami terlebih dahulu menyambut para mahasiswa baru jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Di dalam acara tersebut, kami memperkenalkan bagaimana English Department oleh Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris serta beberapa dosen dan juga pengenalan English Student Association. Setelah acara tersebut selesai, para pemain pun dipersilahkan untuk berganti wardrobe. 











Saat pertunjukan akan dimulai, para pemain beserta property dan teman-teman yang lain pun turun kebawah. Mereka bersiap-siap menunggu untuk giliran tampil, sementara operatororang yang mengatur backsound pergi ketempat sound untuk persiapan. Pertunjukan kami pun dimulai. Kami sangat bersyukur karena drama ini berjalan tanpa hambatan. Seperti biasa, diakhir pentas kami, kami tak lupa untuk menyuarakan jargon kami “Go ahed for the ESA! Go ahead!” di depan khalayak FKIP.
Prince with madam Suzy

Cabe

Narrator

Bias (Lee Min Ho)



Bawang Merah & Bawang Putih     










  


The Prince with his Guard

Happy ending!














Go Ahead!!















Monday, 19 December 2016




-KOMPETISI, DEDIKASI, DAN PRESTASI-
Annual English Festival (AEF) pada tahun ini telah menapaki usia 1 dekade atau 10 tahun, dengan mengusung tema yaitu Dedicating One Decade Annual English Festival to Highlight Education and Nation Heritage for Superior Generation pada dekade ini ESA memiliki harapan yang bukan hanya sebatas kemegahan acara berupa perayaan semata namun tetap konsisten dalam dedikasinya yaitu mengedepankan nilai pendidikan dan sosial budaya melalui festival berbahasa Inggris dan dengan ini kami juga ingin memunculkan sesuatu yang berbeda dari tahun sebelumnya.
Dalam kesempatan ini, ESA mencoba membuka festival pada ranah seni selain mini drama yang mana tentunya masih dalam ruang lingkup atau limitasi budaya nasional  dimana terdapat tiga kategori lomba terbaru dalam AEF tahun ini, yang diharapkan akan lebih memeriahkan dan meningkatkan minat dari para peserta. Lomba tersebut diantaranya musikalisasi puisi untuk tingkat SMP, fashion show dan singing contest untuk tingkat Sekolah Dasar. Diadakannya kategori lomba baru tersebut bertujuan untuk memberikan variasi pada AEF tahun ini, mengingat pada periode sebelumnya untuk tingkat SMP hanya tersedia dua kategori lomba akademik saja. Dan terkait dengan penambahan lomba untuk Sekolah Dasar, tahun ini adalah tahun pertama AEF menambah cakupan lomba pada level Sekolah Dasar yang dibuka untuk wilayah Kota Cirebon terlebih dahulu untuk penjajakan awal. Pada fashion show, peserta akan menampilkan keelokan busana tradisional Indonesia dengan berjalan diatas pentas, hal ini guna menumbuhkan rasa cinta pada budaya sendiri khususnya bagi peserta yang masih berusia dini. Selain itu ada pula singing contest yang pastinya memperlihatkan keahlian bernyayi dengan syair Inggris, dengan ini para peserta didik dilatih untuk mampu tampil di khalayak dan memperlihatkan bakatnya dalam tarik suara. Hal-hal unik dan mengagumkan lainnya bisa saja terjadi dalam One Decade Annual English Festival ini. Semoga melalui acara ini ESA benar-benar mampu menjadi wadah/fasilitator bagi para peserta didik baik internal maupun eksternal.
AEF ke 10 akan dilaksanakan mulai tanggal 30 Januari sampai dengan 4 Februari 2017 bertempat di gedung FKIP Kampus 3 Unswagati di Jalan Terusan Pemuda Blok 2 No. 1A Cirebon, selama kurun waktu 1 minggu penuh ini ESA akan mengemas acara dengan semaksimal mungkin. Tahun ini AEF memiliki 9 kategori lomba diataranya:
·         SD/sederajat (kota Cirebon)               : Fashion Show & Singing Contest.
·   SMP/sederajat (wilayah III Cirebon) : Musical Poem Contest, Story Telling & Speech Contest.
·  SMA/sederajat (wilayah III Cirebon : English Debate Competition, Speech Contest, Newscaster & Mini Drama Competition.
Dengan ini, kami selaku panitia pelaksana memiliki itikad baik untuk membangun relasi baru dalam ruang lingkup yang lebih luas serta tetap konsisten menjaga relasi dengan para participant yang mana pada periode sebelumnya telah berkontribusi dengan baik dalam event besar tahunan ESA ini.

LET’S JOIN!! 



Rules
 
Setiap rules bisa diunduh pada link-link dibawah ini:

SD
SMP
SMA



Formulir Pendaftaran

Klik link dibawah ini:
Form



Permohonan Partisipasi 

Klik link dibawah ini:
Permohonan Partisipasi

Surat Rekomendasi Dinas 

Klik masing-masing link di bawah ini:

Dinas Pendidikan Kota Cirebon
Dinas Pendidikan Kabupaten Majelengka  
Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu 
Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon (Menyusul)
Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan (Menyusul) 











Wednesday, 17 February 2016

Camp Ciremai 2016-Ngeunah Euy!



Camp Ciremai 2016-Ngeunah Euy!

"Education is the key to success in life, and teachers make a lasting impact in the lives of their students."
"A good teacher can inspire hope, ignite the imagination, and instill a love of learning."
In partnership with Camp IGLOW-IBRO (Indonesian Girls Leading Our Wold-Indonesian Boys Respecting Others) dan Peace Corps AS bersama ESA Unswagati serta beberapa Sukarelawan dari luar daerah lainnya (Samsara, Aliansi Laki-Laki Baru, Wanita Indonesia Tanpa Tembakau, dan Sanggar Lingkungan Hidup) yang mana tahun ini telah kali kedua mereka menyelenggarakan Camp Ciremai yang bertempat di Resort Prima Sangkanhurip, Kuningan. Acara ini berlangsung selama tiga hari dua malam, 12-14 Februari 2016. Peserta kegiatan Camp Ciremai tahun 2015 - 2016 adalah siswa dan siswi dari sekolah SMKN I Susukan, SMKN 1 Lemah Abang, SMKN 5 Kuningan, MAN I Cirebon, MAN Kalimukti Kab. Cirebon, MAN Jatiwangi Majalengka, MAN Karangampel Indramayu, SMAN 1 Haurgeulis Indramayu, dan SMAN 1 Cibingbin, Kuningan. Masing-masing sekolah mengirimkan 5 siswa dan 5 siswi yang terbaik dari hasil seleksi. Siswa dan siswi yang mendaftar untuk diseleksi wajib menulis essai/artikel maksimal 750 kata dengan tema “Apa artinya menjadi pemimpin?” dan “Bagaimana pendapat anda tentang manfaat kegiatan Camp Ciremai bagi siswa/siswi?”
Penanggung jawab kegiatan ini ialah kepala sekolah dari masing-masing sekolah yang ikut serta dalam camp dan diketuai oleh Bapak Drs. Kusnan Syaifudin, M.Pd. Acara ini dipandu oleh beberapa relawan AS yang mana mereka memiliki andil besar dalam acara ini, terdaftar sebelas nama dari Peace Corps yang ikut memprakarsai Camp Ciremai ini, diantaranya Andrew Wen, Anna Lee Normann, Darren Villalobos, Elena Cussler, Georgia Loftis, Lindsey Powell, Lisa Wright, Matthew Bond, Riley Nelson, Sierra Elise Schwabenland, dan Terceira Molnar.
Tema kegiatan Camp Ciremai tahun 2016 ini disesuaikan dengan kebutuhan perempuan dan laki laki saat ini, “Mempersiapkan Pemimpin Wanita dan laki laki Indonesia yang Tangguh di Masa Depan.” Misi Camp Ciremai sendiri ialah untuk membantu mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk memegang peran sentral dalam pembangunan nasional, sebagai pemimpin dalam dunia bisnis, pemerintah dan politik, keadilan sosial, pendidikan dan perlindungan lingkungan. Jenis kegiatan dan materi yang akan disampaikan kepada peserta mengacu pada pengembangan pribadi, pembangunan karakter serta menumbuhkan rasa tanggungjawab untuk setiap individu maupun kelompok.
“Kalian yang berada disini adalah siswa-siswi pilihan dan tidak semua siswa memiliki kesempatan yang sama, maka dari itu manfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan pengalaman yang berharga dan berguna baik dimasa sekarang maupun dimasa mendatang.” Ujar Ibu Elom S.Pd, sekretaris 2 Camp Ciremai, dalam sambutannya dan sekaligus sebagai pembuka acara ini (12/02). Kemudian sambutan berikutnya disampaikan oleh Riley Nelson, salah satu relawan AS, dia juga berpesan semoga semuanya bisa antusias dan senang untuk mengikuti kegiatan ini, dimana untuk setiap grup yang terdiri dari beberapa sekolah yang berbeda, dia berharap semoga semua peserta bisa membangun kebersamaan yang erat dan mendapat teman baru untuk bekerja sama di dalam setiap kegiatan. Dengan bertemu teman kelompok dari berbeda daerah, mereka bisa berbagi cerita seperti budaya bahasa dan adat istiadat lainnya, sehingga mereka mendapat pengetahuan baru tentang budaya khususnya di wilayah 3 Cirebon ini.
Berikut ini adalah materi yang disampaikan oleh beberapa pengisi acara dalam Camp CIREMAI:
1. Kegiatan menetapkan tujuan dibimbing oleh Esa Unswagati
2. Kecantikan Dari Luar
3. Peran Berdasarkan Gender
4. Nutrisi dan Kesehatan Wanita dan Laki Laki
5. Kepemimpinan dan Kerja Sama
6. Kecantikan dari Dalam
7. Kesehatan Reproduksi
8. “Act like a Man”
9. Informasi Karir
10. Bekerja di luar Negri/Perdagangan Wanita
11. Berfikir Kritis
12. Pentingnya Kepemimpinan
Jargon “Camp Ciremai 2016-Ngeunah Euy!” dari ESA Unswagati dijadikan sebagai pembakar semangat peserta untuk mengawali setiap sesi kegiatan camp, seperti sesi materi, games, serta outbound yang dipandu langsung oleh Prima Resort. Sehingga peserta bisa kembali tergugah untuk mengikuti setiap kegiatan ini. Terutama untuk acara yang ditunggu-tunggu oleh peserta camp yaitu api unggun dan candle ceremony atau upacara lilin, yang dilaksanakan pada Sabtu malam.
Semua pihak yang ikut andil dalam menyukseskan acara ini baik panitia, relawan, pemateri maupun peserta telah mendapatkan pengalaman yang hebat dari setiap sesi kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut. Dengan kegiatan Camp Ciremai 2016 yang telah sukses digelar, diharapkan Camp tahun 2017 bisa diselenggarakan lagi dengan berbagai inovasi baru yang bisa memberikan kesan menarik kepada semua peserta dan tentunya penyelenggara itu sendiri.