ENGLISH STUDENT ASSOCIATION OF UNSWAGATI

Powered by Blogger.

Wednesday, 17 February 2016

Camp Ciremai 2016-Ngeunah Euy!



Camp Ciremai 2016-Ngeunah Euy!

"Education is the key to success in life, and teachers make a lasting impact in the lives of their students."
"A good teacher can inspire hope, ignite the imagination, and instill a love of learning."
In partnership with Camp IGLOW-IBRO (Indonesian Girls Leading Our Wold-Indonesian Boys Respecting Others) dan Peace Corps AS bersama ESA Unswagati serta beberapa Sukarelawan dari luar daerah lainnya (Samsara, Aliansi Laki-Laki Baru, Wanita Indonesia Tanpa Tembakau, dan Sanggar Lingkungan Hidup) yang mana tahun ini telah kali kedua mereka menyelenggarakan Camp Ciremai yang bertempat di Resort Prima Sangkanhurip, Kuningan. Acara ini berlangsung selama tiga hari dua malam, 12-14 Februari 2016. Peserta kegiatan Camp Ciremai tahun 2015 - 2016 adalah siswa dan siswi dari sekolah SMKN I Susukan, SMKN 1 Lemah Abang, SMKN 5 Kuningan, MAN I Cirebon, MAN Kalimukti Kab. Cirebon, MAN Jatiwangi Majalengka, MAN Karangampel Indramayu, SMAN 1 Haurgeulis Indramayu, dan SMAN 1 Cibingbin, Kuningan. Masing-masing sekolah mengirimkan 5 siswa dan 5 siswi yang terbaik dari hasil seleksi. Siswa dan siswi yang mendaftar untuk diseleksi wajib menulis essai/artikel maksimal 750 kata dengan tema “Apa artinya menjadi pemimpin?” dan “Bagaimana pendapat anda tentang manfaat kegiatan Camp Ciremai bagi siswa/siswi?”
Penanggung jawab kegiatan ini ialah kepala sekolah dari masing-masing sekolah yang ikut serta dalam camp dan diketuai oleh Bapak Drs. Kusnan Syaifudin, M.Pd. Acara ini dipandu oleh beberapa relawan AS yang mana mereka memiliki andil besar dalam acara ini, terdaftar sebelas nama dari Peace Corps yang ikut memprakarsai Camp Ciremai ini, diantaranya Andrew Wen, Anna Lee Normann, Darren Villalobos, Elena Cussler, Georgia Loftis, Lindsey Powell, Lisa Wright, Matthew Bond, Riley Nelson, Sierra Elise Schwabenland, dan Terceira Molnar.
Tema kegiatan Camp Ciremai tahun 2016 ini disesuaikan dengan kebutuhan perempuan dan laki laki saat ini, “Mempersiapkan Pemimpin Wanita dan laki laki Indonesia yang Tangguh di Masa Depan.” Misi Camp Ciremai sendiri ialah untuk membantu mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk memegang peran sentral dalam pembangunan nasional, sebagai pemimpin dalam dunia bisnis, pemerintah dan politik, keadilan sosial, pendidikan dan perlindungan lingkungan. Jenis kegiatan dan materi yang akan disampaikan kepada peserta mengacu pada pengembangan pribadi, pembangunan karakter serta menumbuhkan rasa tanggungjawab untuk setiap individu maupun kelompok.
“Kalian yang berada disini adalah siswa-siswi pilihan dan tidak semua siswa memiliki kesempatan yang sama, maka dari itu manfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan pengalaman yang berharga dan berguna baik dimasa sekarang maupun dimasa mendatang.” Ujar Ibu Elom S.Pd, sekretaris 2 Camp Ciremai, dalam sambutannya dan sekaligus sebagai pembuka acara ini (12/02). Kemudian sambutan berikutnya disampaikan oleh Riley Nelson, salah satu relawan AS, dia juga berpesan semoga semuanya bisa antusias dan senang untuk mengikuti kegiatan ini, dimana untuk setiap grup yang terdiri dari beberapa sekolah yang berbeda, dia berharap semoga semua peserta bisa membangun kebersamaan yang erat dan mendapat teman baru untuk bekerja sama di dalam setiap kegiatan. Dengan bertemu teman kelompok dari berbeda daerah, mereka bisa berbagi cerita seperti budaya bahasa dan adat istiadat lainnya, sehingga mereka mendapat pengetahuan baru tentang budaya khususnya di wilayah 3 Cirebon ini.
Berikut ini adalah materi yang disampaikan oleh beberapa pengisi acara dalam Camp CIREMAI:
1. Kegiatan menetapkan tujuan dibimbing oleh Esa Unswagati
2. Kecantikan Dari Luar
3. Peran Berdasarkan Gender
4. Nutrisi dan Kesehatan Wanita dan Laki Laki
5. Kepemimpinan dan Kerja Sama
6. Kecantikan dari Dalam
7. Kesehatan Reproduksi
8. “Act like a Man”
9. Informasi Karir
10. Bekerja di luar Negri/Perdagangan Wanita
11. Berfikir Kritis
12. Pentingnya Kepemimpinan
Jargon “Camp Ciremai 2016-Ngeunah Euy!” dari ESA Unswagati dijadikan sebagai pembakar semangat peserta untuk mengawali setiap sesi kegiatan camp, seperti sesi materi, games, serta outbound yang dipandu langsung oleh Prima Resort. Sehingga peserta bisa kembali tergugah untuk mengikuti setiap kegiatan ini. Terutama untuk acara yang ditunggu-tunggu oleh peserta camp yaitu api unggun dan candle ceremony atau upacara lilin, yang dilaksanakan pada Sabtu malam.
Semua pihak yang ikut andil dalam menyukseskan acara ini baik panitia, relawan, pemateri maupun peserta telah mendapatkan pengalaman yang hebat dari setiap sesi kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut. Dengan kegiatan Camp Ciremai 2016 yang telah sukses digelar, diharapkan Camp tahun 2017 bisa diselenggarakan lagi dengan berbagai inovasi baru yang bisa memberikan kesan menarik kepada semua peserta dan tentunya penyelenggara itu sendiri.

Tuesday, 9 February 2016

9th AEF Ukir Prestasi Masa Depan
AEF (Annual English Festival), sebutlah itu sebagai ajang kompetisi bergengsi Pendidikan Bahasa Inggris yang merupakan program kerja tahunan dari ESA yang sudah menapaki tahun ke-9, periode kepengurusan yang dikepalai oleh M. Bisyri Mustofa. Iis Nur Aisiyah, yang berkesempatan mendapatkan kepercayaan untuk menjadi ketua pelaksana 9th AEF, telah berhasil menggelar perlombaan sewilayah 3 Cirebon dan tentunya dibarengi dengan kerja keras yang luar biasa. Bukan hal mudah untuk membangun team work yang solid dalam sebuah kepanitiaan, terutama untuk event besar seperti AEF. Namun dengan persiapan yang kurang lebih selama dua bulan, cukup bagi Iis dan kawan-kawan untuk menyatukan visi dan misi kerja yaitu untuk melancarkan 9th AEF yang digelar selama sepekan penuh ini (1-6 Februari 2016). Dukungan dari berbagai pihak seperti Yayasan Unswagati, pihak FKIP, Prodi Bahasa Inggris, para Demisioner ESA, serta semua peserta juga merupakan bagian mutlak dari kesuksesan acara ini.
Acara yang bertemakan “Supporting English as A Media for Introducing Indonesian Culture to The World” ini telah menapaki pencapaian yang cukup bagus. Ditemukannya bibit-bibit baru dari siswa-siswi SMP/SMA/sederajat di wilayah 3 Cirebon yang siap bersaing dengan luar daerah merupakan nilai utama dari ajang ini. Terdata 199 peserta dari keenam kategori lomba yang digelar oleh ESA, terdaftar beberapa nama siswa-siswi yang menjadi pemenang di kompetesi ini, diantaranya:


A.       Story Telling Contest SMP
1.        Angelica Jane Raphael dari SMPK Penabur Cirebon
2.        Erlangga A W. dari SMP Islam Al-Azhar 5 Cirebon
3.        Novita Sari Hasibuan dari SMPN 5 Cirebon
4.        Ubaidillah Hanif dari MTs Khusnul Khotimah Putra
5.        Khoerun Nisa dari SMPN 1 Gempol
B.       Speech Contest SMP
1.        Karen Nathalia L. dari SMPK Penabur Cirebon
2.        Aurelia Dhamyta dari SMPN 1 Kuningan
3.        Michelle Evelina Husada dari SMPK Penabur Cirebon
4.        Tatsqif Abiani Fathurbari dari MTs Khusnul Khotimah Putra
5.        Farah Nurkhalisa dari SMPN 1 Plumbon
C.       Speech Contest SMA
1.        Larasati Kinanti dari SMKN 2 Kuningan
2.        Monica Veralda dari SMAK Penabur Cirebon
3.        Nabila Aurelia dari MA Khusnul Khotimah Putri
4.        Aulia F R. dari SMAN 2 Cirebon
5.        Salsabila Sanina dari SMAN 1 Gegesik
D.       Newscaster Contest SMA
1.        Noor Ilma dari SMAN 2 Cirebon
2.        Amario Antowi dari SMAK Plus Penabur
3.        Shania Aprilia Sutedy dari SMA ITUS Kuningan
4.        Ursila dari MA Khusnul Khotimah Putri
5.        Annisa Novalia Bening dari SMAN 1 Cirebon
E.       Mini Drama Competition SMA
1.        MA Khusnul Khotimah Putri
2.        SMAN 1 Cirebon
3.        SMAK Penabur Cirebon
4.        SMAN 1 Dukupuntang
5.        SMAN 1 Gegesik
F.        Debate Competition SMA
1.        SMAN 2 Cirebon
2.        MA Khusnul Khotimah Putra
3.        SMKN 1 Kedawung
4.        SMKN 1 Cirebon
5.        Ni Putu Andini sebagai Best Speaker dari SMAN 2 Cirebon


Be The Winner for The Better Future!” itulah jargon penyemangat para peserta lomba yang selalu meriuhkan suasana perlombaan, tepatnya di Kampus 3 Unswagati, gedung FKIP Bahasa Inggris. Jargon tersebut mendeskripsikan bahwa semua peserta adalah sebagai pemenang yang akan meraih masa depan yang lebih baik. Berbagai harapan dari beberapa pihak yang ikut andil dalam menyukseskan AEF ini pun tercurah pada saat speech sambutan, baik dari dekanat, pihak prodi, maupun panitia. Mereka berharap semoga kualitas dan integritas acara ini dapat terus ditingkatkan lagi, sehingga ESA mampu menggelar acara yang lebih besar lagi, terutama dalam cakupan wilayahnya. Sehingga bibit-bibit baru yang berkompeten bisa dimunculkan, bukan hanya dari wilayah Cirebon saja.