Banyak mahasiswa yang berpikir bahwa debate itu
susah dan bahkan takut ketika seseorang mengajak untuk ikut kegiatan debate. Padahal debate
tidak menakutkan atau sulit seperti yang di bayangkan. Hal tersebut dibuktikan
oleh Latifa dan Nanda Surajaya kelas 2.G (the 1st Winner Debate contest
3rd EF 2012). Latihan yang selama ini mereka lakukan tergantikan oleh rasa
bahagia dan bangga, bahkan
mereka tidak menyangka akan menjadi pemenang dalam lomba ini. Mereka juga
berharap agar tetap bisa mempertahankan prestasi tersebut di EF selanjutnya.
Meski debate dianggap sulit, kedua mahasiswa ini
mempunyai strategi untuk memenangkan lomba debate. “Tips dan trik yang kami lakukan
untuk lomba ini hanya mengatur strategi, kekompakan, saling mengisi kekurangan
masing –masing,
dan tetap fokus pada perlombaan,”
jelas keduanya sesaat setelah pemberian tropi. Mereka juga berharap agar
kegiatan EF ini tetap ada dan terus ditingkatkan agar mengetahui bakat–bakat
selanjutnya.
Perhatian
pada peningkatan skill
Bahasa Inggris,
khususnya debate,
ditunjukan dengan adanya kegiatan Vedcom ESA—Komunitas debat Mahasiswa
Bahasa Inggris Unswagati—yang
akan dilaksanakan pada bulan Januari mendatang.
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga bulan. Tidak hanya kelas Debate, tapi juga speech, Newscaster,
Story Telling, dan Writing juga di
adakan dengan waktunya masing–masing. Jadi kita bisa melatih kemampuan kita untuk
kegiatan berikutnya. ( red )
0 comments:
Post a Comment